Pengertian Unsur Transisi

31 Januari 2010 pukul 03:49 | Ditulis dalam IPA, kimia, kimia kelas 3, Mata pelajaran Umum, sma kelas 3, Unsur-Unsur Periode Keempat | Tinggalkan komentar

Definisi : Unsur transisi adalah unsur yang dapat menggunakan elektron pada kulit terluar dan kulit pertama terluar untuk berikatan dengan unsur-unsur yang lain.

Unsur
Nomor Atom
Konfigurasi Elektron
Orbital
3d 4s
Skandium (Sc) 21 (Ar) 3d1 4s2

��

Titanium (Ti) 22 (Ar) 3d2 4s2

��

Vanadium (V) 23 (Ar) 3d3 4s2

��

Krom (Cr) 24 (Ar) 3d5 4s1

Mangan (Mn) 25 (Ar) 3d5 4s2

��

Besi (Fe) 26 (Ar) 3d6 4s2
��

��

Kobalt (Co) 27 (Ar) 3d7 4s2
�� ��

��

Nikel (Ni) 28 (Ar) 3d8 4s2
�� �� ��

��

Tembaga (Cu) 29 (Ar) 3d10 4s1
�� �� �� �� ��

Seng (Zn) 30 (Ar) 3d10 4s2
�� �� �� �� ��

��

Konfigurasi elektron Cr bukan (Ar) 3d4 4s2 tetapi (Ar) 3d5 4s1. Demikian halnya dengan konfigurasi elektron Cu bukan (Ar) 3d9 4s2 tetapi (Ar) 3d10 4s1. Hal ini berkenaan dengan kestabilan orbitalnya, yaitu orbital-orbital d dan s stabil jika terisi penuh, bahkan 1/2 penuh pun lebih stabil daripada orbital lain.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: