Kegunaan Sejarah

17 Februari 2010 pukul 09:01 | Ditulis dalam Ips, sejarah, sejarah kelas 10, sma, sma kelas 1 | Tinggalkan komentar

Kegunaan Sejarah diantaranya adalah sebagai berikut:

1. sejarah sebagai pelajaran

Pengalaman adalah guru yang paling baik , manusia banyak belajar dari pengalaman hidupnya , baik pengalaman dirinya maupun dari pengalaman orang lain atau generasi sebelumnya . pengalaman merupakan peristiwa masa lalu , dan dari peristiwa itulah kita dapat mengambil hikmahnya (pelajaran) . sebagai contoh kemajemukan masyarakat Indonesia pada masa lalu di manfaatkan oleh penjajah untuk melakukan devide et impera, dan berhasil, akibatnya bangsa Indonesia di jajah sampai ratusan tahun lamanya .

Peristiwa masa lalu tersebut memberikan pelajaran kepada generasi sekarang , sehingga generasi sekarang harus mampu memandang kemajemukan bukan sebagai hal negative , tetapi harus di sikapi secara positif.

2. sejarah sebagai inspirasi

Berbagai peristiwa masa lalu dapat memeberikan inspirasi (ilham) pada generasi berikutnya .masa sekarang dan yang akan dating tidak akan terlepas dari masa lalu karena waktu merupakan merupakan sebuah garis linier. Tidak ada suatu peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba , tidak ada peristiwa masa kini yang terputus dari peristiwa masa lampau . dengan memahami masa lalu manusia dapat menarik benang merahnya dengan masa kini . contoh sesorang menjadi anggoyta TNI setelah terinspirasi oleh kepahlawanan jendral sudirman

3. sejarah sebagai rekreasi

Setiap sejarah selalu bersamaan dengan kebudayaan nya , sehingga ketika membicarakan sejarah sering dikaitkan dengan benda peninggalan masa lampau seperti candi, keraton, patung dan benda budaya lainnya. Orang mengunjungi keraton, candi atau museum sebetulnya orang tersebut telah menjadikan sejarah dengan fungsi (kegunan) rereatif (hiburan).

Guna Intrinsik:

1. sebagai ilmu

2. cara ketahui masa lalu } guna sejarah kepada ilmu-ilmu lain.

3. penyataan pendapat } guna ilmu-ilmu lain untuk sejarah.

4. sebagai profesyen

Guna Ekstrinsik:

1. Pendidikan moral

2. penalaron (not mono causal, but multi-dimension)

3. pendidikan politik

4. pendidikan kebijakan

5. pendidikan perubahan

6. pendidikan masa depan

7. pendidikan keindahan

8. sebagai ilmu bantu

9. sebagai latar belakang

10. sebagai rujukan

11. sebagai bukti.

Peranan/Guna Sejarah untuk perencanaan dan/atau penilaian:

a. perbandingan sejarah } mengetahui hal-hal pembangunan- pembangunan

b. parallelism } ekonomi, pertanian (ketidakimbangan harga dan

c. evolusi sejarah. } sumber semula-jadi atau sumber tenaga manusia, pendidikan, agama, dll.)

Sejarah sebagai ilmu:

1. sejarah itu empiris (pengalaman)

2. sejarah mempunyai objek/sasaran

3. sejarah mempunyai teori (renungan pengetahuan)

4. sejarah mempunyai generalisasi – generalisasi konseptual, tematik, spatial,

periodik, sosial, kausal, kultural, sistematik, struktural.

5. sejarah mempunyai metode.

Sumbangan Ilmu:

– memberi konsep

– memberi sifat sinkronis dari diakronis.

sumbangan sejarah:

– beri karakterisasi

– beri struktur.

Sejarah Sebagai seni:

1. perlu intuisi

2. perlu imaginasi

3. perlu emosi

4. perlu gaya bahasa.

Kekuatan-kekuatan sejarah:

1. ekonomi sebagai kekuatan sejarah.

2. agama …”….

3. institusi …”…

4. teknologi, ideologi, militer, individu, seks, umur, golongan, etnisitas, mitos, budaya…

Penelitian Sejarah:

1. kedekatan emosional (sifat subjektif)

2. kedekatan intelektual (sifat objektif)

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: