Georgia

20 Februari 2010 pukul 13:04 | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Georgia (საქართველო Sakartvelo dalam bahasa Georgia; dikenal dari 1990 hingga 1995 sebagai Republik Georgia) adalah sebuah negara trans benua di sebelah timur Laut Hitam di selatan Kaukasus antara benua Eropa dan benua Asia. Bekas republik di Uni Soviet ini berbatasan dengan Rusia di sebelah utara, Turki di sebelah barat daya, Armenia di sebelah selatan serta Azerbaijan di sebelah timur. Luas wilayah Georgia 69.700 km², berpenduduk 4,4 juta jiwa (tidak termasuk Abkhazia dan Ossetia Selatan), 84% dari jumlah penduduk beretnis Georgia.

საქართველო
Sakartvelo
Bendera
Motto: ძალა ერთობაშია; Dzala ertobashia
(Georgia: “Kekuatan melalui Persatuan”)
Lagu kebangsaan: Tavisupleba

Ibu kota
(dan kota terbesar)
Tbilisi
Bahasa resmi Georgia
Pemerintahan Republik
Presiden Mikhail Saakashvili
Perdana Menteri Nika Gilauri
Kemerdekaan
– Dari Uni Soviet 9 April 1991
Luas
Total 69,700 km2 (119)
Air (%) dapat dihiraukan
Penduduk
Perkiraan 2006 4.661.000 (113)
Sensus –
Kepadatan 67/km2 (101)
PDB (KKB) Perkiraan 2005
Total US$14,26 miliar (124)
Per kapita US$2.774 (127)
Mata uang Lari (GEL)
Zona waktu (UTC+4)
Musim panas (DST) (UTC+4)
Domain internet .ge
Kode telepon 995

Sejarah

Sepanjang sejarah, Georgia ditaklukan oleh kerajaan-kerajaan Muslim beberapa kali. Tbilisi (ibukota) ditaklukan oleh orang-orang Arab dalam abad ke-8 dan suatu masyarakat Muslim menetap di sana. Pada abad ke-8, Ottoman Turks dan Safavids Iran (orang-orang Persia) menguasai banyak daerah di Georgia. Para migran yang kemudian dikenal sebagai Tatars, juga memutuskan untuk membuat daerah tersebut menjadi tempat kediaman mereka.

Selama era Soviet, Undang-undang Islam (Syariah) dan Pemerintahan dihapus pada tahun 1926. Namun menjelang tahun 1930, sebuah kompromi yang dicapai memberikan orang-orang Muslim kemerdekaan yang pasti. Saat Perang Dunia II, Pemerintah Soviet mendirikan Dewan Agama Muslim untuk mengendalikan umat Muslim di seluruh daerah tersebut. Beberapa orang Muslim dideportasi (tergantung pada etnisnya) dan deportasi tersebut sebenarnya berlanjut sampai akhir abad ke-20. Hal tersebut masih merupakan suatu isu politik sampai saat ini.

Politik

Ada tiga kelompok penduduk Muslim utama: etnis Azeris (di daerah-daerah pedalaman dan Tbilisi), etnis Muslim Georgia di Ajara (di bagaian Barat Daya), dan etnis Checen Kists di timur laut. Masing-masing dari suku utama ini mempunyai suatu latar belakang sejarah yang berbeda.

Islam masih memunyai pengaruh besar di daerah tersebut. Ada tujuh Madrasah (sekolah agama Islam) di Georgia. Beberapa adalah Shi’ite, dibiayai oleh kelompok-kelompok agama Islam, sedangkan lainnya adalah Suni dan dibiayai oleh kelompok-kelompok Turki. Orang-orang Georgia kuatir terhadap ideologi Islam dan pengaruh luar yang dapat menyebabkan kekerasan internal. Muslim Chechec Kists juga dapat menjadi suatu sumber ketegangan politik antara Georgia dan Rusia.

Pembagian administratif

Georgia dibagi kepada 53 provinsi, 11 kota dan 2 republik otonomi:

Geografi

Kota-kota besar di Georgia antara lain:

Simbol-simbol lama

Bendera lama Georgia

Lambang lama Georgia

Bendera lama Georgia digunakan sejak 1991 hingga 25 Januari 2004. Dia juga pernah digunakan dari 1918 hingga 1921.

Lambang lama digunakan dari 1918 hingga 1921 dan sejak 1991 hingga 2004.

Bahasa

Georgia Sirilik (93%)

Penggunaan Bahasa Rusia

7%.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: