Bila Ingin Microwave Panjang Umur

22 Februari 2010 pukul 10:41 | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Siapa yang tidak ingin barang elektronik miliknya awet dan tahan lama? Hal ini juga menjadi salah satu nilai jual banyak merek elektronik. Demikian pula halnya dengan perangkat microwave, yang memiliki beragam manfaat dan memberikan kemudahan dalam hal masak-memasak.

Kegunaan microwave antara lain, dapat mengurangi lemak dan kolesterol karena hanya menggunakan sedikit atau justru tanpa minyak saat memasak; bila ingin mencairkan makanan yang baru saja keluar dari freezer atau sekadar memanaskan makanan, hanya diperlukan waktu kurang dari 5 menit; dan masih banyak lagi.

Patut disadari, awet tidaknya suatu barang elektronik juga dipengaruhi perawatan dari miliknya itu sendiri. Dengan perawatan secara berkala dan perlakukan yang tepat, umur dari microwave ini bisa lebih lama dari yang diperkirakan.

Untuk itu, bersihkan bagian dalam (interior) microwave setiap kali selesai digunakan. Sisa makanan yang tertumpah atau cipratan makanan yang kerap menempel baik pada dinding maupun piringan dapat menyerap energi yang dikeluarkan saat microwave beroperasi sehingga dapat terbakar dan menimbulkan kerusakan.

Untuk sisa makanan yang menempel dan sulit dibersihkan, cobalah menaruh air panas di dalam mangkuk yang berisi irisan lemon dan dipanaskan selama beberapa menit di dalam microwave. Uap dari air yang mendidih tersebut akan melunakkan sisa makanan yang menempel sehingga mudah dibersihkan dan microwave Anda pun akan mengeluarkan aroma lemon yang segar.

Periksalah setiap bagian dari microwave bila terjadi kerusakan, seperti bagian pintunya. Bila pintu tidak tertutup dengan sempurna atau terdapat lapisan yang terbuka sebaiknya segera diperbaiki oleh ahlinya. Pintu yang tidak tertutup dengan baik ini merupakan penyebab energi yang dikeluarkan lebih boros karena energi panas yang seharusnya tetap berada di dalam akan keluar, sehingga microwave harus bekerja ekstra untuk menghasilkan suhu yang diinginkan.

Jangan sampai microwave menyala tanpa ada makanan di dalamnya karena bila tak ada makanan yang menyerap energi panas, energi tersebut akan kembali ke elemen di dalam oven microwave yang dapat membuat kerusakan permanen pada komponen bagian dalamnya.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: