Kedutan, Tanda Mau Dapat Duit?

22 Februari 2010 pukul 02:06 | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Kita tentu pernah merasakan mata berkedut-kedut. Jika sudah begitu, maka teman Anda pasti akan mengatakan, “Sebelah mana yang kedutan? Kalau kiri, tandanya mau nangis. Kalau kanan, mau dapat duit!”

Anda tentu tahu bahwa hal tersebut hanyalah mitos. Namun, siapa sih yang bisa nolak kalau memang akan ada orang yang memberi Anda uang?

Salah satu penyebab mata kedutan adalah tubuh yang kelelahan. Pemicu lainnya? Temukan jawaban dan solusinya di sini.

Praktisi kesehatan tidur
Dr Andreas Prasadja, RPSGT, sleep physician di Sleep Disorder Clinics RS Mitra Kemayoran, Jakarta.

“Hemificial spasm” atau HFS. Gangguan yang sifatnya sementara karena kurang istirahat. Namun ada juga yang lebih parah, menjalar dari mata hingga otot sekitar bibir. Ini terjadi karena iritasi pada saraf kranial ke-7 di wajah oleh pembuluh darah arteri serebri anterior atau karena gangguan lain.

Anjuran
Persiapkan waktu tidur dengan baik dan tidur teratur. Selain itu, istirahatkan mata setelah lama menatap komputer. Caranya: lihat ke depan sejauh mata memandang, lalu pejamkan mata. Setelah itu, kompres dengan air dingin untuk mengurangi peradangan. Jika perlu, maka berkonsultasilah ke spesialis saraf.

Spesialis mata
dr Donny Istiantoro, SpM, spesialis mata di Jakarta Eye Center.

Gangguan saraf motorik ke-7 atau karena kita merasa terlalu lelah. Gangguan ini bisa dibayangkan sama seperti aliran listrik yang kadang-kadang mengalami gangguan kecil. Jadi, sebenarnya tidak perlu ditanggapi terlalu serius sebab kedutan biasanya akan sembuh sendiri.

Anjuran
Untuk gangguan kedutan yang ringan, itu bisa diatasi dengan mengonsumsi multivitamin penambah darah atau vitamin E. Untuk gangguan yang lebih parah dan sampai mengganggu kualitas hidup, kita bisa melakukan suntik Botox yang harus dilakukan ahlinya atau harus diperiksa oleh ahli bedah mata.

Naturopati
Riani Susanto, ND, CT, ahli naturopati di Jakarta.

“Dystonia” atau “Blepharospasm“. Dystonia adalah gerakan saraf yang membuat otot berkontraksi kedutan. Penyebabnya: keturunan, trauma fisik, dan infeksi. Blepharospasm adalah kontraksi otot tak terkontrol yang menyebabkan kontraksi sekitar mata. Penyebabnya, stres dan kelelahan.

Anjuran
Hindari stres dengan bersyukur agar beban pikiran berkurang. Pakai kaca mata hitam untuk menghindari cahaya bisa membantu merilekskan daerah mata berkedut. Namun, jika sudah mengalami kedutan permanen, maka bisa dilakukan suntik Botox untuk melokalisasi dan membuat lumpuh area kedutan.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: