Mengajarkan Anak Mengelola Uangnya

22 Februari 2010 pukul 16:13 | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tabungan kita sudah banyak nih, mau diapakan yah

Si kecil sekarang sudah mengerti nominal uang? Jangan terburu-buru memberikan ia kepercayaan 100 persen untuk memegang uang jika Anda tidak bisa memberikan panduan. Bisa-bisa ia menghabiskan uangnya dalam waktu sekejap, lho. Tak jarang anak akan menghamburkan uangnya hanya untuk mendapatkan mainan kesukaannya.

Menurut konsultan dan trainer dari John Robert Power, Indayati Oetomo, anak usia delapan tahun sebenarnya sudah bisa bertanggung jawab dengan uang, jadi orangtua bisa memberikan kepercayaan anak untuk mengelola keuangan. Namun untuk mempercayakan uang pada si kecil, orangtua harus dapat memberikan contoh.

1. Ajak anak berbicara terlebih dahulu, berapa lama ia sanggup memegang uang. Misalnya satu minggu, maka berikan ia uang saku untuk satu minggu.

2. Tegaskan padanya, bahwa uang itu harus cukup untuk kebutuhan satu minggu. Jika uang itu habis sebelum waktunya, maka tidak ada uang tambahan untuknya.

3. Berikan rincian tentang peruntukan uang itu. Tentukan pos-pos dan jumlahnya untuk setiap keperluan. Contohnya, berapa banyak uang untuk jajan, ditabung, keperluan les, perlengkapan alat tulis, uang sumbangan sekolah, hingga untuk jalan-jalan bersama teman.

4. Berikan contoh cara mengatur setiap pos-pos kebutuhan itu. Misalnya, berapa banyak untuk uang jajan satu minggu, berapa banyak untuk ditabung, disumbangkan, atau untuk membeli alat tulis. Ajak juga ia untuk ikut serta dalam pembagian pos-pos belanja rumah tangga Anda, agar ia paham.

5. Pantau terus penggunaan uang si kecil, agar ia tidak tiba-tiba kehabisan uang dan merengek pada Anda. Ingatkan lagi pembagian pos-pos untuk uangnya.

6. Berikan hukuman jika si kecil memang tidak bisa disiplin menggunakan uang. Misalnya, tugas mengatur meja makan, merapikan piring kotor, atau menyiram tanaman, untuk mendapatkan uang imbalan. Secara tidak langsung ia akan mengetahui betapa sulitnya mencari uang.

7. Sesekali tantang ia untuk bermain monopoli. Mainan ini juga cukup baik untuk merangsang pola pikir mereka dalam menggunakan uang.

8. Ajak anak membuka tabungan di bank, jika memang tabungan atau celengannya sudah cukup. Dengan begitu anak akan semakin menghargai uang dan bertanggung jawab dalam menggunakan uangnya.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: