Sneaker 6 Jutaan Keluaran Jimmy Choo

22 Februari 2010 pukul 02:22 | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Jimmy Choo, merek sepatu kenamaan kreasi perancang Malaysia, Dato’ Jimmy Choo, mulai berkibar sejak mereknya disebut oleh Carrie Bradshaw, tokoh yang dimainkan oleh Sarah Jessica Parker dalam salah satu episode Sex and The City beberapa tahun lalu. Sejak namanya meroket, sepatu hak tinggi merek ini menjadi semacam “a must have” bagi para fashionista.

Kreasi Jimmy Choo cukup beragam, mulai dari sepatu hak datar, tas, hingga aksesoris, namun yang paling utama adalah sepatu hak tingginya. Sepatu-sepatu Jimmy Choo terkenal akan bentuk, warna, dan kenyamanan, tapi yang paling membuatnya sangat diinginkan adalah kemampuannya membuat si pemakai terlihat seksi. Karenanya, berita bahwa Jimmy Choo mengeluarkan sepatu sneaker (sepatu olahraga karet) agak membuat dunia fashion terkejut.

Koleksi 2010 Jimmy Choo yang beberapa minggu lalu diperkenalkan kepada masyarakat membuat kejutan dengan pemberitaan bahwa Jimmy Choo bekerja sama dengan merek sepatu Ugg Australia. Ugg Australia merupakan merek sepatu asal Australia yang namanya juga melejit setelah dideklarasikan sebagai sepatu nyaman pilihan Oprah Winfrey di acaranya. Sepatu Ugg merupakan sepatu boot yang cukup tebal, dengan pinggiran berbulu, jauh dari kesan seksi sepatu rancangan Jimmy Choo.

Kolaborasi dua merek sepatu ini akhirnya melahirkan sebuah sepatu karet (sneaker) yang atletis, dengan bagian luar bermotif kulit ular. Harganya? Bisa mencapai $473 (Rp 4,484,040) untuk yang rendah, sementara untuk yang menutup mata kaki, $633 (Rp 6,000,840) dengan kurs Rp 9480.

Jimmy Choo bukanlah desainer sepatu wanita pertama yang terjun mencari pasar sepatu karet. Sebelumnya, merek-merek pakaian luks wanita, seperti Lanvin, Prada, Gucci, Dior, dan Pierre Hardy sudah mencoba memasuki pasar yang sama. Beberapa tahun belakangan ini, nama-nama besar pun pernah berkolaborasi dengan merek-merek olahraga, seperti Marc Jacobs dengan Vans, John Varvatos untuk Converse, Jil Sander untuk Puma, hingga Louis Vuitton dengan Kanye West.

Jika beberapa waktu lalu Victoria Beckham sempat menukar sepatu hak tingginya dengan sepatu tanpa hak, apakah ini berarti tren sepatu tanpa hak atau sepatu olahraga akan mulai merebak? Bagaimana menurut Anda akan desain kolaborasi Jimmy Choo dan Ugg Australia ini?

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: